Lulusan Program Gakin Langsung Dipekerjakan

oleh
663 Kali Dibaca

BANGKO – Puluhan anak dari keluarga miskin (Gakin) yang berasal dari pelosok desa terpencil di Merangin akhirnya menuntaskan program pendidikan perkuliahan. Program pendidikan Beasiswa Keluarga Miskin yang digelontorkan Bupati Merangin H Al Haris, sukses mencetak sebanyak 22 tenaga bidan.

Usai menamatkan pendidikan di kejuruan Kebidanan, 22 tenaga baru bidan tersebut langsung diberikan SK. Dan mereka langsung diberikan SK untuk bertugas dan mengabdi di desa asal mereka masing-masing sebagai bidan desa. “Pemberian SK ini sesuai dengan komiten saya yang dilaksanakan dan diprogramkan sejak tahun 2013 lalu,” ujar Bupati Merangin H Al Haris ketika membagikan SK tersebut di Dinas Kesehatan Merangin.
Bergulirnya program tersebut, diawali dengan niat Buapati Merangin untuk meretas serta menggurangi tingginya angka kematian ibu dan bayi. Saat itu Merangin menjadi kabupaten dengan peringat ke kedua di Provinsi Jambi, tertinggi angka kematian ibu dan bayi.

Untuk itulah Bupati menciptakan bidan-bidan tangguh, dengan merekrut anak-anak dari keluarga miskin. Perekrutan itu dilakukan langsung dengan mengambil generasi muda di desa terpencil untuk dikuliahkan agar menjadi bidan desa yang tangguh.

“Sekarang masih ada puluhan anak lagi yang belum menyelesaikan studinya. Jika mereka semua telah menyelesaikan tugas dan kewajibannya sebagai mahasiswa dan lulus, juga akan diberikan SK,” terang Bupati.
Dilanjutkan Al Haris, bagi para anak-anak yang kuliah dengan beasiswa program Keluarga Miskin, diwajibkan mengabdi untuk desanya masing-masing. Setelah ditugaskan di desanya, Bupati berpesan agar mereka selalu memantau ibu-ibu hamil sampai ibu itu melahirkan.

“Jika semua anak itu telah kita SK-kan semua, saya yakin tidak akan ada lagi angka kematian ibu dan bayi. Sengaja mereka diambil dari desa dan ditugaskan didesanya sendiri supaya jangan pindah-pindah tugas,” jelas Bupati.(fjea)