Dua PKS ‘Cueki’ Kesepakatan Soal Perbaikan Jalan

oleh
687 Kali Dibaca

MERANGIN – Keberadaan dua Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Merangin, dinilai bandel. Sebab, dua PKS yakni PT Sari Adytia Loka (SAL) dan PT Shogun hingga saat ini tak juga melaksanakan kesepakatan yang dibuat bersama Pemerintah Kabupaten Merangin.

Kesepakatan itu terkait dengan tak kunjung direalisasikan perbaikan jalan yang dilintasi oleh armada dua PKS. Alhasil saat ini pemerintah yang akan melakukan peningkatan jalan mulai dari ruas simpang Mentawak sampai ke Desa Bungo Antoi, terpaksa terhenti.

Padahal kesepakatan tersebut sudah dibuat sejak Fabruari 2018 lalu. Namun realita di lapangan tak ada aktivitas perbaikan jalan yang dilakukan pihak perusahaan. Hal itu diamini Kepala Dinas PUPR Merangin melalui Kabid Bina Marga, Aspan.

Aspan mengungkapkan, usai hearing dengan Komisi III DPRD, pihaknya langsung melakukan kroscek dilapangan. Dilapangan, ruas jalan tersebut tak kunjung dilakukan perbaikan sesuai dengan kesepakatan pihak perusahaan. Malahan saat ini kondisi jalan semakin parah. Sehingga menyulitkan pihaknya untuk melakukan kegiatan yakni peningkatan fungsi jalan.
“Tidak hanya yang belum dikerjakan yang rusak. Rabat beton yang ada sekarang malah rusak. Akibat armada bertonase besar dari dua perusahaan itu,” ungkap Aspan.

Selanjutnya saat ini ungkap Aspan, pihaknya masih menunggu terkait tindak lanjut dari pihak perusahaan. Hal itu juga sesuai dengan yang disarankan oleh DPRD Merangin. Sebab kegiatan pemeliharaan jalan tersebut sudah komitmen dari dua perusahaan itu.
“Kemungkinan ada dua, kita lakukan pekerjaan jalan disitu dengan konsekuensi, perusahaan itu stop beroperasi, ” tegas Aspan. (jea)

Redaktur : Fia_24