BM, Tetap Komitmen Meretas Keterisolasian Wilayah

oleh
858 Kali Dibaca

MERANGIN – Meski telah menyelesaikan beberapa kegiatan infrastruktur yang menjadi skala prioritas di tahun 2014-2018. Pihak Bina Marga (BM) DPUPR Merangin masih terus bergerak dan membangun untuk mengatasi keterisolasian wilayah di Merangin.

Dijelaskan Kepala Bidang Bina Marga DPUPR, Aspan ST, sesuai dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Merangin yakni Merangin Mantap 2023. Bidang yang dipimpin Aspan tersebut akan menjalankan beberapa kegiatan infrastruktur skala prioritas untuk masyarakat Merangin. Kegiatan tersebut mulai dari pembangunan jalan dan jembatan yang bisa dilalui roda empat.

Khusus kegiatan penanganan jalan, di tahun 2019 Bidang Bina Marga akan melakukan peningkatan ruas jalan Koto Rawang. Selanjutnya meningkatkan pembangunan ruas jalan Ngaol-Air Liki.

“Khusus ruas Ngaol-Air Liki sedang dilakukan study dan perencanaan teknis serta proses izin dari TNKS,” kata Aspan.

Selain itu untuk mengatasi keterisolasian wilayah, pihaknya akan melakukan pembangunan jembatan yang bisa dilintasi kendaraan roda empat. Pembangunan itu akan dilakukan di Desa Sepantai Renah dan Rantau Bayur. Sementara itu untuk jembatan berstatus pergantian segera akan dilakukan di Muara Pangi, Ruas Sialang – Rejo Sari, Desa Baru Tanjung Dalam serta Mekar Limau Manis.

Sementara itu, untuk menunjang sektor pariwisata, Bina Marga akan melakukan kegiatan peningkatan jalan dibeberapa wilayah. Kegiatan itu terdapat di ruas jalan Rantau Kermas-Danau Depati Empat, Simpang Danau Pauh-Danau Pauh, ruas jalan Air Batu-Guguk, Markeh-Muara Karing dan Dusun Baru Tanjung Dalam-Danau Biru.

Guna meningkatkan sektor infrasktruktur tersebut, pihaknya tidak terpaku pada APBD Merangin saja. Aspan memastikan akan berupaya membawa sejumlah dana dari APBD Provinsi Jambi. Saat ini sejumlah kegiatan sudah diusulkan ke Provinsi Jambi. Kegiatan itu berupa pembangunan tiga jembatan, diantaranya Jembatan Simpang Limbur, Sungai Limau dan Rantau Limau Manis. Selain jembatan, juga ada usulan peningkatan ruas jalan dari Margoyoso-batas Sarolangun, Jelatang-Mentawak Baru dan Rantau Suli-Koto Tapus.

Disektor APBN, Bina Marga DPUPR mengusulkan kegiatan pelebaran jalan Dusun Bangko-Stadion Bumi Masurai Langling, peningkatan jalan Bangko-Kerinci, Bangko-Bungo, Merkeh-Air Batu, Pinang Merah-Mampun Baru serta pelebaran jalan Simpang Seling-Simpang Andalas.

“Saat ini kita sedang memproses perencanaan pembangunan Duplikat Jembatan Merangin. Memang kegiatan yang dilakukan masih terbatas, maka kita berupaya memboyong kegiatan yang bersumber dari APBD Provinsi Jambi dan APBN. Sesuai instruksi Bupati kita harus Bekerja Keras, Bergerak Cepat dan Bertindak Tepat untuk mewujudkan Merangin Mantap 2023,” tandas Aspan.

Disamping itu, kegiatan diatas akan dilaksanakan dan memperhatikan pendapat akhir DPRD Merangin. Pendapat akhir itu disampaikan fraksi Nasdem dan Fraksi Hanura. “Dua Fraksi ini menegaskan agar pembangunan ruas jalan tetap memperhatikan 10 ruas jalan strategis Kabupaten. Dan itu akan kita laksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutup Aspan. (bca/tim)

 

Redaktur : Fia