Bupati Tegaskan tak Ada Status TKS di RSD Kol Abundjani

oleh
350 Kali Dibaca

Merangin – Terkait intruksi Bupati Kabupaten Merangin beberapa waktu lalu untuk menghapus status Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kolonel Abundjani Bangko. Hingga saat ini masih belum diindahkan oleh pihak RSD.

Terbukti, hingga saat ini RSD Kolonel Abundjani Bangko malah melakukan proses penerimaan Tenaga Kerja Suka Rela (TKS). Hal tersebut langsung dikatakan Dr Berman Seragih selaku Direktur RSD Kolonel Abundjani Bangko saat dibincangi Media ini diruang kerjanya Rabu (20/03).

Dikatakannya, saat ini sedang masa penerimaan TKS, tercatat sudah ada 38 orang yang sudah diterima menjadi TKS di RSD Kolonel Abundjani Bangko.

“Kita terima ada 38 orang dan itu bukan hanya untuk perawat aja. Ada di bagian umum, farmasi, supir, laboratorium dan lain nya , “terang Berman.

Berman menjelaskan, saat ini di di RSD Kolonel Abundjani Bangko masih terdapat 130 orang yang masih berstatus TKS. Namun masih belum bisa meng-cover seluruh pekerjaan ditempat tersebut.

“Kita kan ada penambahan tempat tidur dan kamar. Jadi kita butuh tenaga lagi untuk meng-cover itu semua. Hari ini saja ada 2 TKS yang berhenti, “lanjutnya lagi.

Diketahui selama bekerja, Tenaga Kerja Sukarela hanya mendapatkan upah dari Jasa pelayanan dan tidak ada gaji pokok. Tentu hal ini bisa dikatakan tidak menjamin kesejahteraan bagi TKS.

“Mereka hanya mendapatkan upah dari jasa pelayanan, seberapa banyak mereka melayani pasien segitu pula upah yang mereka terima. Sedangkan TKS untuk beralih menjadi Honorer harus berkerja dulu selama 5 tahun, baru bisa diangkat jadi honorer, “pungkasnya.

“Dan perlu dicatat, untuk mengubah status TKS ke Honorer, itu butuh proses, tidak semudah yang di bayangkan, “tutup Berman. (def)

Redaktur : Fia