Dihakimi Massa, Satu Tewas. Tiga Pencuri Masih Diburu

oleh
332 Kali Dibaca

MERANGIN – Geram dan kesal dengan aksi pencurian kulit manis yang kerap terjadi di wilayah Luhak 16 Kabupaten Merangin. Warga akhirnya berhasil menangkap basah terduga pelaku pencurian kulit manis di Desa Nilo Dingin Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin.

Pelaku yang ternyata merupakan Pasangan Suami Istri (Pasutri) ini jadi bulan-bulanan emosi warga. Akibatnya satu terduga pelaku yakni Dirwan (34) tewas. Ia tewas setelah mendapatkan luka sabetan senjata tajam serta luka lebam. Sementara itu Ria Mustika (28) kondisinya masih kritis dan dirawat di Puskesmas Lembah Masurai. Dua warga ini diketahui berasal dari Sumatera Selatan.

Informasi yang berhasil dirangkum, pemilik kebun kayu manis yakni Kamarudin mendapatkan informasi kalau ada orang yang mencuri kulit manis. Sekitar pukul 09.00 Wib, Minggu (24/3) ia langsung ke kebun. Ternyata saat itu ia melihat ada lima orang tak dikenal sedang mengambil kulit manis dikebunnya. Saat itu juga, ia langsung kembali ke Desa Nilo Dingin dan memberitahukan hal itu ke warga.

Warga beramai-ramai langsung ke kebun tersebut. Melihat jelas ada lima orang tak dikenal sedang mengambil kulit manis. Warga langsung mengejar mereka. Naas Pasutri yakni Dirwan dan istrinya Ria tertangkap. Warga yang sudah resah dan emosi langsung menghakimi mereka. Sedangkan tiga terduga pelaku melarikan diri.

Akibat amukan warga, Dirwan tewas di lokasi kebun dengan kondisi luka lebam dan sabetan Senjata Tajam. Sedangkan istrinya, mengalami luka lebam disekujur tubuh akibat benda tumpul. Saat ini masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Lembah Masurai.

Kapolsek Lembah Masurai Iptu H Sitepu membenarkan peristiwa itu. Kapolsek mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran tiga terduga pelaku yang melarikan diri.

“Kami masih penyelidikan.Ada tiga terduga pelaku lain dan masih kita buru. Satu pelaku saat ini kritis dan masih menjalani perawatan di Puskesmas Lembah Masurai, “tutur Kapolsek Lembah Masurai kepada media. (def/tm)

Redaktur : Fia