Sehektar Kolam Ikan Lebih Produktif dari Sawit dan Karet

oleh
557 Kali Dibaca

Merangin – untuk meningkatkan dan mencukupi produksi ikan bagi masyarakat Merangin yang mencapai 3 Ton perhari. Dinas Perikanan Merangin terus memacu hasil produksi ikan lokal.

Diketahui saat ini kebutuhan ikan di Merangin baru terpenuhi 1,6 ton perhari. Untuk itu, OPD Dinas Perikanan Merangin terus gencar mendorong masyarakat untuk membudidaya ikan. Selain menambah pundi perekonomian juga memenuhi kebutuhan ikan untuk masyarakat.

Dorongan dan support dari Pemerintah Kabupaten Merangin terbukti bagi Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Surya Absa di Desa Koto Rayo Kecanatan Tabir. Selasa 26/3/2019) Pokdakan ini melaksanakan penen raya ikan. Puluhan kolam budidaya ikan dipanen serentak dengan jenis ikan patin dan nila.

Panen raya ikan ini dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Kadis Perikanan Merangin Kaprawi, para Kepala OPD, unsur Forkopimda dan sejumlah tamu undangan. Panen raya ini diawali dengan pelemparan jala oleh Bupati Merangin dan jala tersebut ditarik oleh Wabup Merangin. Panen perdana ini merupakan benih bantuan Pemerintah yang diberikan enam bulan lalu.

‘’Ikannya gemuk-gemuk dan besar. Hasil panen ini sangat memuaskan dan perlu terus dilanjutkan untuk kesejahteraan para petani ikan kita. sehingga bisa memenuhi kebutuhan ikan masyarakat Merangin, ’’ujar Bupati.

Sedangkan Wabup H Mashuri menegaskan, memelihara ikan itu sangat menguntungkan. Untuk 1,1 Gram pakan ikan saja bisa menghasilkan 1 Kg ikan. Untuk itu Pemerintah akan terus mendorong para petani ikan Merangin.

‘’Untuk benih sebanyak empat ribu saja selama enam bulan bisa menghasilkan tiga sampai empat ton ikan. Ini artinya sangat luar biasa hasil panen yang didapatkan, ’’terang Wabup.

Dari segi keuntungan, Wabup mengkalkulasikan jika satu hektar lahan ditanam sawit atau karet dengan satu hektar lahan dijadikan kolam ikan. Tentu hasilnya lebih banyak dibuat kolam ikan. “Mari kita perbanyak kolam ikan kita, ’’ajak Wabup.

Kebutuhan ikan untuk masyarakat Kabupaten Merangin satu harinya jelas Wabup, sebanyak tiga ton. Ikan sebanyak itu selama ini didatangkan dari provinsi tetangga. Ini artinya peluang pasar untuk ikan itu terbuka lebar.

‘’Mari kita giatkan memelihara ikan untuk memenuhi kebutuhan ikan masyarakat Kabupaten Merangin. Jika tidak memelihara ikan di kolam lebar, manfaatkan perkarangan rumah saja, makan ikan itu sangat baik, ’’terang Wabup.

Hal senada pun juga diungkapkan Kaprawi selaku Kadis Perikanan Merangin. Ia mengatakan ikan yang di panen hari ini adalah hasil dari program di tahun 2018. Pokdakan ini mendapatkan bantuan sebanyak 3.000 ekor yang bersumber dari dana DAK. Dan juga dari Unit Pembibitan Rakyat (UPR) dan BBI. Dua UPTD ini juga siap membantu para Pokdakan dalam pembudidayaan ikan.
“Kita ada 15 orang PPL yang sudah PNS dan 22 orang non PNS. Semuanya siap membantu para petani ikan merangin untuk belajar bagaimana cara membuddaya ikan yang baik dan benar,” pungkasnya. (Def)

Redaktur : Fia