Soal DAK, Rumah Sakit dan Dinas LH Paling Rawan

oleh
612 Kali Dibaca

MERANGIN – Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni RSD Kol Abundjani Bangko dan Dinas Lingkungan Hidup Merangin, diposisi rawan. Dua kepala OPD tersebut mendapatkan catatan negatif dari Bupati Merangin H Al Haris. Pasalnya, berdasarkan penilaian kinerja dan pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019. Dua OPD dari 11 OPD penerima itu dinilai tak mampu berlari kencang untuk mengelola DAK.

Bahkan, Bupati Merangin H Al Haris akan mencopot jabatan kepala OPD yang tidak mampu melakukan serapan kegiatan fisik DAK tahun 2019. Pasalnya batas akhir penyerahan dokumen kontrak bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (22/7/2019). ‘’Saya sudah susah payah berusaha melobi dana ke Pemerintah Pusat, agar pembangunan Kabupaten Merangin bisa lebih cepat, karena ABPD sangat tidak cukup, Tapi OPD malah berlengak-lengok, “tegas Bupati sebelum Shalat Ashar di Mushola Muara Siau.

Ada sekitar Rp 30 miliar dari Rp 138 Miliar DAK Pemkab Merangin yang bakal tidak terserap, sampai batas waktu yang ditentukan. Dana sebesar itu jelas bupati, paling banyak berada di dua OPD yakni Dinas Lingkungan Hidup dan RSD Kol Abundjani Bangko. Dua OPD ini dinilai H Al Haris paling lamban melakukan serapan DAK. Ini berdasarkan evaluasi kinerja para kepala OPD di jajaran Pemkab Merangin yang dilakukan bupati pada setiap triwulannya.

Sekedar diketahui pada Senin (22/7), merupakan batas terakhir penyerahan dokumen kontrak bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 121 tahun 2018. SE tersebut diperkuat dengan Surat Kepala KPPN Bangko nomor: S263/2019 perihal Penyaluran DAK Fisik tahap I dan DAK Fisik sekaligus TA 2019. Apabila terlambat menyerahkan, konsekuensinya dinyatakan hangus dan DAK tidak bisa disalurkan.

Terpisah Kabid Berbendaharaan BPKAD Merangin Darhimah mengatakan, OPD yang menerima DAK fisik tahun 2019 ada 11 OPD yaitu, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, RSD Kol Abundjani, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup Merangin, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Parpora, Dinas Perikanan, Dinas Koperasi,Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Arsip dan Perpustakaan.

‘’Pagu anggaran DAK Fisik tahun 2019 untuk Kabupaten Merangin nilainya mencapai sebesar Rp 138 miliar. Dana tersebut mengalir ke Kabupaten Merangin berkat perjuangan Bapak Bupati melobi ke Pemerintah Pusat, ’’terang Darhimah. (hs/ket)

Redaktur : Fia