Deteksi Dini “Serangan” Penyakit Ikan Budidaya

oleh
491 Kali Dibaca

Merangin – Serangan penyakit terhadap ikan budidaya air tawar, mulai diantisipasi. Sebab hama dan penyakit tersebut bisa mengancam produksi ikan budidaya air tawar di Merangin. Mengantisipasi serta meningkatkan produksi ikan di Merangin, Dinas Perikanan Kabupaten Merangin melakukan pembinaan kepada kelompok pembudidaya ikan. Bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, Dinas Perikanan menggelar temu Lapang bersama Pokdakan di Aula Kantor Perikanan Merangin, Bersama Dinas kelautan dan perikanan. Pertemuan ini memberikan pemahaman kepada Pokdakan untuk memahami hama dan penyakit, serta obat-obatan ikan baik secara kimia, biologi dan menjaga kesehatan dan lingkungan.

Dijelaskan Plt Kadis Perikanan Merangin Mohd Damai kegiatan ini memberikan pemahaman kepada kelompok pembudidaya ikan. Agar mereka mengetahui bagaimana cara budidaya ikan yang baik dengan mengenali jenis hama dan penyakit yang dapat menyerang ikan serta bagaimana cara mengatasinya.

“Nantinya kelompok pembudidaya ikan tahu bagaimana memberantas hama dan penyakit melalui Kesehatan lingkungan (Kesling) dengan tujuan meningkatkan produksi ikan. Jika hal ini tidak disikapi hama dan penyakit ikan dapat mengurangi produksi ikan kita, “terang Damai. Dikatakannya dengan pola pengobatan dan pemberantasan yang tepat serta penerapan budidaya ikan yang baik. Maka dipastikan akan meningkatkan produksi ikan. “Dua hal ini yang harus kita benahi dengan baik, “cetusnya.

Diakuinya, produksi ikan di Merangin setiap tahunnya terus meningkat. Hal itu dibuktikan dengan bertambah luasnya kawasan budi daya. Saat ini hanya terkendala dengan mengantisipasi penyakit terhadap ikan, pengendalian hama dan penyakit. Termasuk ketersediaan peralatan dan obat-obatan Tim Teknis. “Itu yang menjadi kendala untuk saat ini dalam mengatasi hama dan penyakit ikan, “tambah Damai.

Terkait hal ini, Mohd Damai juga menegaskan agar pembudidaya ikan terus berkonsultasi dengan pihaknya. Terutama terhadap serangan hama dan penyakit ikan. “Kami selalu memberikan penyuluhan, pendampingan dan pembinaan, agar pembudidaya mampu membudidayakan ikan yang baik dan benar. Selain itu selalu gunakan bibit unggul. Sekarang jumlah pembudidaya ikan terus meningkat, ada mina padi, keramba dan kolam, “tutup Damai. (def)

Redaktur : Fia