Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Syukur Sambangi Gapoktan

oleh
385 Kali Dibaca

Merangin – Dalam rangka sosialisasi 4 Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) utusan Provinsi Jambi H M Syukur SH MH, mengadakan seminar dan sosialisasi. Kegiatan ini bertempat di Hall Pasar Pamenang Dusun Kemang Manis Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin, Kamis 04/09/2019).

Pemberian cinderamata untuk Gapoktan

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang membahas tentang Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara UUD NKRI tahun 1945 sebagai konstruksi negara kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Dalam rangka kerjasama Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dengan gabungan kelompok tani Mekar Jaya Simpang Meranti Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Acara ini nampak hadir anggota DPD MPR RI M Syukur, staf MPR RI, ketua KTNA Merangin Sudirman, Dr H Ridwansyah, dan beberapa Kelompok tani.

Pembagian masker

Pembicara pertama DR H Ridwan Syah, membahas tentang bagaimana cara menjaga hutan dan larangan pembakaran hutan. “Menjaga hutan untuk kelangsungan hidup kita. Jika kita melakukan pembakaran hutan, maka tanah rusak dan ekosistem terganggu, dan juga dapat mempengaruhi kesehatan, “terang Ridwansyah. Sementara Sudirman selaku Ketua KTNA Merangin, membahas bagaimana cara membuat pertanian yang maju, benar dan bagaimana produk unggulan Merangin bisa ditingkatkan baik produksi maupun pemasarannya.

Pada saat penyampaian materi

Selanjutnya pemaparan dari Syukur, sembari sesi tanya jawab dengan masyarakat yang hadir. Kegiatan ini juga diikuti dengan pembagian masker dan cinderamata dari DPD RI ke Gapoktan Mekar Jaya Simpang Meranti. “Iya intinya kita memberikan pemahaman ke masyarakat tentang empat pilar MPR RI dengan cara atau melalui seminar. Dikesempatan ini kita bekerja sama dengan kelompok tani, “terang anggota DPD RI tiga periode ini.

“terkait kabut asap saya selalu turun kelapangan, dari periode awal saya selalu turun kelapangan. Intinya antara perusahaan dan masyarakat saling bersenergi dalam bentuk saling membantu dan berkoordinasi, “tutup Syukur.(def)

Redaktur : Fia